Dalam dongeng Cinderella juga didapatkan nilai sosial yang membentuk karakter dari tokoh tersebut, nilai sosial yang didapatkan ada berupa nilai kasih sayang, tanggung jawab, dan tolong menolong. Hal tersebut tercermin dalam kutipan berikut: Karena tidak tega melihat Cinderella sering sendirian di rumah, ayahnya pun memutuskan untuk menikah
Dongeng biasa adalah dongeng yang bisanya menceritakan suka duka, dan impian seseorang. Contoh dongeng biasa: Cinderella, Ande-ande Lumut, Bawang Putih dan Bawang Merah. 3. Lelucon (Jenaka) Dongeng lelucon akan berisi cerita lucu dari tokoh-tokohnya. Contoh dongeng jenaka: Si Kabaya (Jawa Barat), Pan Balang Tamak (Bali), Singa Rewa (Kalimantan). 4.
Bawang Merah Bawang Putih. A long time ago, in a nice quiet village, there lived a wealthy merchant with his daughter--Bawang Putih who was obedient and kind-hearted. The merchantās wife had long since passed away. One day, he brought a woman whom he was about to get married. The woman also has a daughter--Bawang Merah.
Ternyata, buah labu kecil itu berisikan emas dan perhiasan yang berkilau-kilau. Ibu tiri dan Bawang Merah ikut terkejut melihat Bawang Putih bisa mendapatkan labu berisi emas dan perhiasan. Mereka menyuruh Bawang Putih untuk menceritakan cara ia mendapatkan labu ajaib itu.
Namun pada suatu hari, ibu Bawang Putih jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Setelah kejadian itu, Bawang Putih hidup dengan ayahnya. Ayah Bawang Putih adalah seorang pedagang yang sering bepergian jauh. Karena tak tega meninggalkan Bawang Putih sendirian di rumah, akhirnya ayah Bawang Putih memutuskan menikah lagi dengan seorang janda. Janda
QMkx8SM.
naskah dongeng bawang merah bawang putih