NPWP NPWP : -092.000. Informasi Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Bidang : BEI. Makanan. Area : Jakarta. Informasi Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk - Alamat Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk - Nomor Telepon dan Kontak Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk. Andabisa menghubungi Kanindo Sukses Textile. PT lewat telepon menggunakan nomor (022) 7503500. Bisnis di Kode Pos 40266 698 Bisnis di 40266 Sekitarnya Kode Area Harga Kategori Perusahaan Sejenis Terdekat PT Saboga Food Indonesia 0,39 km PT. Arya Jaya 0,5 km Kemasan Jaya Gemilang (Pabrik Kemasan) 0,63 km Jabarnews 0,74 km NomorTelepon Pengusaha Sukses Di Bandung - Anak hilang, Penculikan, E-KTP Ganda / ASPAL, Istri kabur - 021 88974728 021 88974732 produk usaha. Info daftar alamat dan nomor telepon kantor perusahaan di bandung · 1. Perkenalkan saya noer owner sebuah frenchise kuliner bandung. Avid investors dan pengusaha sukses di bidang properti. Jl Teleponkantor: 0341 - 495603 WA marketing: 0811-3564-899 Info loker: recruitment_ptkgi@kosme.co.id. PT Kosme Surabaya. PT Kosmetika Global Indonesia Surabaya berlokasi di Jl. Rungkut Industri III No.9 Kutisari, kec. Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur - 60291 Nomor telepon: 031 - 9986 0099 Email: marketing@ kosme.co.id Kedua Anda perlu memastikan bahwa nomor telepon yang Anda gunakan sekarang terdaftar di WhatsApp. Cara melihat nomor yang sudah terdaftar dapat membuka WhatsApp, lalu klik Opsi lainnya > Setelan > ketuk foto profil. Mengenal Meta, Perusahaan Induk dari WhatsApp dan Facebook 13 hari lalu. Mengenal Meta, Perusahaan Induk dari WhatsApp dan IAPJ4. RumahCom – Sebagian orang beranggapan bahwa menjadi pengusaha sukses idealnya bisa tercapai di usia mapan. Apalagi jika bisnis tersebut berkaitan dengan bidang properti yang membutuhkan modal besar. Baca juga Tips Membangun Tempat Usaha di Rumah Namun anggapan tersebut berhasil ditepis tiga pengusaha properti yang sukses mengembangkan bisnisnya di usia yang masih terbilang muda. Penasaran dengan kesuksesan yang ditoreh oleh ketiga pemuda Tanah Air ini, simak kisahnya berikut ini. Andika Sutoro Putra Andika Sutoro Putra, atau Putra terlahir dan dibesarkan dari keluarga sederhana. Prestasi Putra di bidang akademis juga tidak terlalu menonjol. Akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan tekad pemuda kelahiran Singkawang, 13 Juni 1994 ini untuk menjadi pengusaha sukses. Kisahnya berawal ketika Putra merintis usaha berniaga via online. Keuntungan yang didapat mencapai ratusan juta rupiah, namun Putra tak tergiur untuk menghambur-hamburkan uang tersebut. Dia justru senang mengikuti kelas pengembangan bisnis yang ditawarkan Tung Desem Waringin, seorang pakar marketing terkenal Indonesia. Berbekal pengetahuan yang dimilikinya, Ia menjajal beragam jenis usaha, mulai dari kuliner, interior, garmen hingga properti. Menginjak usia 18 tahun, Putra mulai menekuni bisnis properti. Ketika itu Putra memiliki proyek properti di Bali, perumahan di Bintaro, dan apartemen di Bandung. Di bawah Magenta Development, Putra berhasil mengembangkan dan mengelola 22 ruko di Kalimantan Barat bernilai lebih dari Rp 30 miliar. Putra juga mendirikan Richvolution Community yang bertujuan untuk mengubah pola pikir anak muda agar inisiatif menciptakan lapangan kerja setelah lulus kuliah. Harfani Alwi Harfani Alwi adalah perempuan kelahiran 26 September 1990 yang merupakan direktur utama dari PT. Harfana Halim Indah . Perusahaan yang berdiri tahun 1985 tersebut dirintis oleh ayahnya, H. Muhammad dianggap cukup dewasa, Harfani, atau akrab disapa Anha diberi kepercayaan untuk turut berkecimpung di bisnis properti keluarganya tersebut. Anha menyumbangkan strategi bisnis tersendiri dalam memenangkan persaingan di bidang bisnis real estate, misalnya dengan membidik lokasi-lokasi strategis di perkotaan yang belum banyak dijangkau para pesaing. Selain itu juga membangun lokasi tersebut dengan akses transportasi umum dan lingkungan yang nyaman sehingga memancing ketertarikan para pelanggan dan investor. Dibawah kepemimpinan Anha, PT. Harfana Halim Indah kini sudah melakukan ekspansi ke beberapa daerah di Sulawesi Selatan selain Bone seperti Bombana dan Palopo. Daerah-daerah Sulawesi lainnya seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah juga tengah menjadi bidikan investasi bisnis selanjutnya. Selain menjabat sebagia direktur utama perusahaan properti, Anha juga terdaftar sebagai mahasiswi jurusan kedokteran Universitas Hassanuddin. Hal ini membuktikan bahwa kegigihan seorang anak muda bisa membuatnya meraih prestasi dan pencapaian yang membanggakan. Tommy Widjanarko Tomi Widjanarko, pemilik PT Sindo Karya kelahiran Madiun, 12 Agustus 1991 ini memulai bisnisnya ketika lulus kuliah jurusan teknik sipil. Semangat bisnis di dunia properti didapat Tomi lantaran sang ayah juga berprofesi di bidang yang sama. Dan hanya satu tahun bekerja di bidang kontraktor, Tomi memilih mundur dan memberanikan diri untuk membuka usahanya sendiri. Proyek pertamanya adalah dua unit rumah di Jalan Imam Bonjol Madiun. Menjadi developer perorangan diakui Tomi memberi tantangan tersendiri. Pasalnya, orang kesulitan mengingat brand atau nama setiap proyek perumahan. Untuk mengatasinya, setiap unit di beberapa lokasi diberi nama sesuai dengan jalan perumahan dibangun supaya mudah diingat. Hingga saat ini, Tomi dan dibantu tiga karyawan untuk mengembangkan usaha yang dirintisnya. Meski sudah mempunyai karyawan, namun Tomi tetap terjun langsung menangani beberapa pekerjaan, mulai dari konsep, model dan desain. Jadi sukses di usia muda bukan impian jika memang benar-benar diperjuangkan. Dan jika sudah sukses, punya rumah ataupun apartemen mewah pun bukan lagi impian. Cek di sini untuk pilihan hunian mewah mulai dari Rp2 miliar! Marwa Residence mengusung konsep Islamic Village yang memberikan kenyamanan serta kemudahan akses. Dilengkapi sistem keamanan One Gate System dan CCTV, serta ruang terbuka hijau & taman lingkungan yang alami dan asri. Isnaini Khoirunisa Pengusaha adalah sebuah profesi yang cukup diidamkan banyak orang. Walau terkesan hebat, pengusaha harus serba bisa, jago lobi, punya koneksi, dan diandalkan. Banyak yang gagal menjadi pengusaha sukses karena kurangnya ketekunan dan niat yang setengah – setengah. Menjadi pengusaha sukses pun diperlukan kerja ekstra dan ketekunan. Apa saja yang harus Anda lakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses? Simak tips-tips untuk menjadi pengusaha yang sukses di bawah ini! Kenapa harus menjadi Pengusaha? Pertanyaan yang selalu dilontarkan orang – orang adalah kenapa sih harus menjadi pengusaha? Pengusaha kesannya punya fase hidup yang naik turun sebelum bisa jadi pengusaha sukses. Sebagian hidupnya tidak tenang dan setiap hari harus dikejar deadline dan target untuk mengembangkan bisnisnya. Baik itu usaha yang dirintis dengan modal investor, maupun modal sendiri atau bahkan pinjaman. Anda yang lebih memilih untuk punya pekerjaan dengan profesi dan gaji tetap pasti bingung kenapa orang – orang ingin sekali menjadi pengusaha. Pengusaha adalah orang membuka lapangan pekerjaan, bukan mengambil lapangan tersebut. Pengusaha menambah kesempatan bagi orang di luar sana untuk meningkatkan derajat atau memenuhi kebutuhan hidupnya. Menjadi pengusaha membuat individu bisa belajar banyak hal, hidup dengan banyak inovasi atau dipaksa untuk menghasilkan inovasi. Tips Cara menjadi Pengusaha SuksesMenjadi pengusaha memang bukan impian semua orang. Tetapi bisa menjadi pengusaha sukses sudah pasti keinginan semua orang. Tidak mudah menjadi seorang pengusaha, tapi bukan berarti hal itu tidak mungkin. Anda bisa mulai dengan mengikuti 10 tips menjadi pengusaha yang sukses berikut ini. Kerja keras Satu poin yang lugas dan menjadi utama dalam proses menjadi seorang pengusaha yang sukses adalah kerja keras. Sebelum menjadi pengusaha, pikirkan kembali niat dan latar belakang. Perlu ada motivasi besar yang mendorong untuk menjadi seorang pengusaha dan poin selanjutnya yang terpenting adalah passion. Memiliki pekerjaan masih mungkin tanpa atau sedikit passion. Tapi pengusaha akan mengalami kesulitan terbesar jika apa yang diusahakannya bukanlah passion dalam hidupnya. Percaya Diri Pengusaha harus mempercayai apa yang ia tawarkan sebelum membuat orang lain percaya pada produk yang ditawarkan. Bagaimana membuat orang lain percaya atau tergoda untuk menggunakan atau membeli produk atau layanan kita jika kita saja tidak pernah mengetahui bagaimana rasanya? Seorang pengusaha tidak hanya harus yakin dan percaya diri pada calon pelanggannya tetapi juga investor jika modal yang digunakan diperoleh dari investor. Contoh saja sebuah startup, pengusaha yang merintis usaha ini pasti sudah lebih dulu mendekati calon investor mereka dengan konsep yang meyakinkan dan penuh percaya diri sebelum usaha tersebut dirintis. Berani ambil risiko dan tidak mudah takutPengusaha yang sukses bisa lahir karena mereka mampu mengambil resiko dan mengesampingkan rasa takut. Tapi jangan salah kaprah, banyak pengusaha gagal juga dilahirkan dari terlalu sembrono mengambil risiko dan over confidence. Keberanian mengambil resiko juga harus didukung dengan kalkulasi dan analisa. Tidak sembarangan berani mengambil resiko jika tidak memprediksi bagaimana outcome yang mungkin dihasilkan dari keputusan yang diambil. Namun, kalkulasi dan analisis juga membuat kita tidak ragu – ragu dalam mengambil keputusan. Partner, Keuangan, dan WaktuSeorang calon pengusaha harus mampu memilih dan menentukan partner, keuangan atau modal usaha serta mendedikasikan waktunya untuk usaha yang dirintis. Pilih partner dengan tingkah laku yang baik, bertanggung jawab, dan jujur serta yang terpenting punya visi yang sama dengan kita. Tentukan asal modal usaha dan pelajari bagaimana sifat masing – masing modal usaha tersebut agar mampu mengelolanya dengan baik. Poin utama dari usaha yang kerap diremehkan adalah financial. Meskipun banyak modal yang digelontorkan, jika efektivitas pemakaiannya tidak dipikirkan matang, maka modal hanya akan hangus tanpa membuahkan hasil. Keuangan juga menentukan keberlangsungan usaha yang dirintIs. Selanjutnya adalah waktu. Pengusaha harus bisa mendedikasikan 24 jam waktunya dan harus bisa kapan saja. Baca Juga 8 Kiat Menentukan Skala Prioritas Pekerjaan dengan MudahKoneksiPenting bagi seorang pengusaha untuk mencari koneksi dan membangun relasi. Karena calon – calon pelanggan serta investor lahir dari koneksi tersebut. Pengusaha harus serba bisa mendekat dan masuk ke dalam lingkaran – lingkaran dari berbagai kultur dan lingkungan. Apalagi jika lingkaran tersebut sudah spesifik menjadi targetnya. Perluas sebanyak – banyaknya LakukanIde dan inovasi tidak bisa dipendam terlalu lama. Jika sudah jelas, laksanakan karena ide tersebut juga harus sesuai timingnya. Jika tidak, ada berjuta – juta pengusaha lainnya yang juga sudah memikirkan ide tersebut. Maka, rencana saja tak akan cukup untuk menjadi pengusaha yang sukses. Belajar dan Analisa Pengusaha harus cepat dalam berinovasi. Berbeda dengan pekerja tetap di bawah naungan pemimpin, pengusaha harus berpikir seratus bahkan seribu kali lebih cepat dan lebih banyak. Ide harus berkembang, ikuti trend, dan pasang target. Belajar dari kesalahan juga termasuk dalam tips untuk menjadi pengusaha sukses. Gagal bukan berarti tidak pernah sukses. Kegagalan justru memberikan ide untuk inovasi selanjutnya. Fokus Kerja keras, koneksi, dan poin lainnya tidak akan berjalan jika pengusaha tidak fokus, tidak mampu menemukan atau menentukan objektif secara jelas. Tidak bisa langsung menjaring semua, tetapkan fokus, kemudian buat menjadi baik sebelum berpindah fokus pada yang lain. Jadikan pelanggan sebagai salah satu sumber masukanApapun usaha yang dirintis tentu saja untuk kebutuhan target customer atau pelanggan maupun pengguna. Mengerti apa yang mereka mau merupakan tips penting agar pengusaha mampu mengembangkan usahanya. Dekat dengan pelanggan, mengerti dan belajar dari pengaduan – pengaduan pelanggan kemudian buat semuanya lebih baik. Pahami sektor industri yang digelutiPoin yang satu ini seharusnya ada di benak calon pengusaha sukses pertama kali ia ingin merintis usahanya. Pelajar sektor industri yang digeluti, tahu mau pelanggan, siapa kompetitor, dan ciptakan inovasi baru dari hasil analisis tersebut. Pengusaha sukses mampu memahami dan membaca situasi perkembangan industi tempatnya bergerak. Tidak mudah menjadi pengusaha sukses di Indonesia maupun internasional. Karena pengusaha harus memiliki dorongan yang kuat, kegilaan yang tinggi untuk menciptakan sebuah ide dan inovasi. Ide tidak muncul hanya dengan duduk dan berpikir atau bahkan membaca teori saja. Meski harus struggle di awal, pengusaha yang sudah sukses dapat meningkatkan kekayaannya lebih besar dari pekerja biasa, membantu alur produk ke pasar nasional maupun internasional, bahkan bisa meningkatkan pendapatan nasional. Nah, sudahkah Anda siap menjadi pengusaha? Kisah pengusaha sukses di Indonesia memang selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dari mereka kita belajar kalau keberhasilan dapat diraih dengan kerja keras dan tak mengenal kata menyerah. Selain itu, kita juga diajarkan untuk tidak pasrah dengan keadaan. Pasalnya tak sedikit orang kaya di Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu. Akan tetapi mereka percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Terbukti banyak pengusaha yang dulu hidup susah tapi kini bergelimang harta dan bahkan masuk ke dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Baca Juga Cara Membangun Bisnis untuk Pemula Biar Jadi Pengusaha Handal! Penasaran siapa saja pengusaha sukses di Indonesia yang sukses mendirikan kerajaan bisnis? Berikut lima di antaranya 1. Susi Pudjiastuti – Susi Air Source image Instagram susipudjiastuti115 Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memang dikenal sebagai sosok wanita yang nyentrik. Tapi dibalik itu, perjalanan kesuksesan Susi memang patut diacungi jempol. Tak hanya berkecimpung di dunia politik, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 ini merupakan seorang pengusaha sukses di sektor perikanan. Bahkan, Susi juga memiliki bisnis maskapai penerbangan yang diberi nama Susi Air. Awalnya, pesawat tersebut ditujukan untuk mempermudah proses pengiriman bisnis ikan yang dimiliki. Namun, seiring berjalannya waktu pesawat terbang milik Susi sudah dapat digunakan untuk mengangkut penumpang dengan kapasitas 12 orang dan dua kru. Demi bisnis fokus menjalankan bisnis, Susi bahkan memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya. Sayang, bisnisnya sempat tidak berjalan mulus. Ia bahkan sempat mengajukan pinjaman di bank lantaran mengalami masalah dana. Namun, karena kegigihan dan tidak putus asa, kini Susi sukses memiliki kerajaan bisnis yang membuatnya kaya raya. 2. Sudono Salim – Salim Group BCA, Indofood, Bogasari Source image Wikipedia Kisah pengusaha sukses lainnya yang juga sangat inspiratif adalah Sudono Salim pemilik perusahaan besar di Indonesia yaitu Indofood. Pemilik nama asli Liem Sioe Liong berasal dari negeri Tiongkok yang mengawali bisnisnya dengan pergi ke Indonesia tepatnya di Surabaya karena terjadi konflik di negeri asalnya. Pahitnya, awal-awal di Indonesia ia harus hidup sebagai gelandangan selama beberapa hari. Demi dapat bertahan hidup, Sudono Salim kemudian menjual cengkih hingga sukses terjual ke pulau-pulau lain di Indonesia seperti Sulawesi dan Sumatera. Sayang, bisnisnya harus berhenti saat Indonesia dijajah Jepang. Meski begitu, ia tak menyerah. Pengusaha yang meninggal pada 10 Juni 2012 silam itu mulai mendirikan bisnisnya kembali di awal era Indonesia merdeka di dunia perbankan yaitu Central Bank Asia yang kini dikenal dengan BCA atau Bank Central Asia. Tak berhenti sampai disitu, Sudono Salim juga melebarkan sayap bisnisnya ke industri pangan bernama PT Bogasari dan produksi makanan dari olahan tepung terigu yaitu Indofood. Seiring waktu, bisnisnya semakin berkembang hingga merambah ke sektor lain seperti Indosiar, Indomobil, Indosiar, Indomaret dan lain sebagainya. 3. Bob Sadino – Kem Chicks Source images Wikipedia Bob Sadino memang dikenal sebagai salah satu pengusaha yang sukses membangun bisnisnya dari nol. Meski beliau sudah meninggalkan dunia sejak 2015 silam, tapi sosoknya masih terus menjadi inspirasi para pengusaha. Pasalnya, pemilik nama lengkap Bambang Mustari Sadino ini mengawali bisnisnya dengan menjual telur ayam negeri dari pintu ke pintu. Semua bermula saat Bob Sadino harus menelan pahit kegagalan bisnis jasa sewa mobil yang dijalankan karena ia mengalami kecelakaan. Namun kejadian tersebut tak membuat pengusaha yang identik dengan gaya santainya itu menyerah. Ia lantas mengembangkiakkan 50 ayam rasa yang didapatkan dari temannya untuk dijadikan bisnis telur ayam negeri. Berkat kerja kerasnya, bisnis yang ia jalankan pun meraih keberhasilan. Tak berhenti sampai disitu, Bob juga mulai merambah ke bisnis-bisnis lainnya yang mengantarkannya menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Diketahui kalau Bob Sadino sudah memiliki beberapa perusahaan yaitu Kem Chicks, Kem Food, Kem Farm dan The Mansion at Kemang. Baca Juga Dijamin Untung Besar, ini 5 Rahasia Usaha Modal Kecil Ala Bob Sadino! 4. Chairul Tanjung – CT Corp Source image Instagram anita_chairultanjung Siapa yang tak kenal dengan pengusaha sukses Chairul Tanjung pendiri CT Corp yang menaungi beberapa perusahaan besar seperti Trans Corp, Bank Mega, jaringan supermarket dan lainnya. Meski kini ia hidup sangat berkecukupan tapi siapa sangka kalau pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 ini ternyata sempat hidup susah. Selain tinggal di kamar losmen yang sempit bersama keluarganya, CT juga harus berjualan buku kuliah hingga fotokopi untuk membiayai kuliahnya. Ayah dari Putri Tanjung ini juga juga pernah mendirikan toko peralatan kedokteran dan laboratorium, usaha kontraktor hingga rotan. Sayang, usaha yang ia rintis tak berjalan mulus, bahkan CT harus berkali-kali mengalami kebangkrutan. Meski begitu, menyerah tidak pernah ada di kamus seorang Chairul Tanjung. Sifatnya yang senang membangun relasi membuat CT sukses menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 4,5 miliar atau Rp 65,4 triliun. 5. Ciputra – Ciputra Group Source images Ciputra yang memiliki nama asli Tjie Tjin Hoan merupakan pengusaha sukses yang menguasai beberapa properti di Indonesia yaitu Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Perjalanan bisnis Ciputra tentu tidaklah mudah. Apalagi ia harus mengalami perjuangan hidup yang sangat berat sejak kecil. Ia harus membantu ibunya berjualan kue karena sang ayah ditangkap oleh pasukan bersenjata tidak dikenal karena dituduh sebagai mata-mata Belanda. Namun berkat kegigihan dan semangat juangnya, Ciputra berhasil menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung jurusan arsitektur dan mulai merintis bisnisnya sendiri hingga terlahirlah Ciputra Group. Tak hanya itu, Ciputra juga mendirikan lembaga pendidikan yang bernama Universitas Ciputra yang berlokasi di Kota Surabaya, Jawa Timur. Universitas yang masuk ke dalam jajaran kampus dengan biaya kuliah mahal di Indonesia ini fokus mencetak entrepreneur masa depan. Pasalnya, kampus ini menerapkan kurikulum berbasis kewirausahaan yang menyertakan sistem pembelajaran Problem and Project Based Learning PBL, serta program mentoring dengan praktisi dan ahli bisnis ternama. Itu dia kisah inspiratif para pengusaha sukses di Indonesia yang dulu hidup penuh keterbatasan tapi kini memiliki kekayaan yang berlimpah. Dari perjalanan pengusaha sukses di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwasanya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Asal dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka hasil yang didapatkan juga akan maksimal. Oleh karena itu, tak perlu ragu lagi untuk terjun ke dunia bisnis. Meski berawal dari bisnis kecil tapi dengan kerja keras maka bisnis kamu bisa menjadi raksasa dan menghasilkan banyak keuntungan. Kamu dapat mengembangkan bisnis dengan mengajukan pendanaan di perusahaan legal yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan OJK yakni Pintek. Melalui produk Pendanaan PO/Invoice, pebisnis pendidikan bisa mendapatkan pendanaan hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Bunga yang dibebankan juga sangat kecil yaitu mulai dari 0,9 persen hingga 2,5 persen tergantung dari credit scoring. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program pendanaan di Pintek, kamu bisa melakukan diskusi melalui DiskusiPintek atau mengunjungi situs resmi Pintek dan melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607. Menjalankan bisnis sendiri memang tidak mudah dan penuh tantangan. Untuk meraih kesuksesan, diperlukan usaha keras dan prosesnya pun tidak sebentar. Namun, jangan jadikan hal ini sebagai penghalang untuk mencoba berbisnis. Coba, deh, belajar dari 3 kisah pengusaha sukses berikut, yang memulai bisnis mereka dari nol. Kisah mereka sangat inspiratif dan bisa dijadikan sebagai motivasi untuk menjalankan usaha sendiri. 1. Hendy Setiono2. Sunny Kamengmau3. Diajeng LestariPertanyaan yang Sering Diajukan? 1. Hendy Setiono Melalui usaha kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono meraup omzet hingga triliunan rupiah setiap bulannya. Namun, sebelumnya Hendy mengalami jatuh bangun ketika memulai usahanya di tahun 2003. Tanpa pengalaman berbisnis, Hendi nekat membuka usaha kebab Turki setelah mengunjungi orangtuanya di Qatar. Saat melihat kebab di negara tersebut, ia pun terinspirasi untuk menjualnya di Surabaya. Ia lalu memulai bisnis kebab dengan modal Rp4 juta yang ia pinjam dari adiknya. Modal itu ia gunakan untuk membeli satu gerobak dan membuat kebab. Saat itu, Hendy sama sekali tidak memahami perencanaan bisnis maupun strategi marketing. Ia menerapkan prinsip learning by doing dan pemasaran pun ia lakukan secara manual. Mulai dari membagikan selebaran hingga berpartisipasi di acara radio berupa salam tempel yang sebenarnya mempromosikan usahanya. Tidak jarang Hendy menelepon dan memberi salam fiktif seakan-akan meminta seseorang untuk menunggunya di gerai Baba Rafi. Hasilnya, pendengar radio tersebut jadi familiar dengan brand kebabnya. Keuntungan gerai pertama ia gunakan untuk membuka cabang kedua, lalu keuntungan dari cabang kedua ia gunakan untuk membuka cabang ketiga. Di tahun pertama Hendy pun berhasil membuka enam cabang Baba Rafi. Ia lalu mendapat ide untuk membuka usaha franchise agar pertumbuhan bisnisnya lebih cepat. Di tahun ketiga, Baba Rafi sudah memiliki 25 cabang dan kini ribuan outlet sudah tersedia. Setelah beberapa tahun menjalankan bisnis, Hendy sempat mengalami kerugian dan utang sebesar Rp14 miliar. Namun ia berhasil bangkit dari keterpurukan setelah dirinya dan sang istri memperbaiki sistem manajemennya. Kebab Turki Baba Rafi kini bahkan sudah memiliki 68 outlet di sembilan negara lainnya seperti Malaysia, India, Filipina, Sri Lanka, Tiongkok, Singapura, Bangladesh, Brunei, dan Belanda. Kisah Hendy menunjukkan kalau suatu usaha bisa mengalami pasang surut. Setelah terjerat utang, usaha Baba Rafi pun bisa kembali bersinar berkat belajar dari kesalahan dan memperbaikinya. Selain itu, pemasaran sangatlah penting agar orang-orang menjadi familiar dengan produkmu. Kini, selain salam tempel atau brosur, kamu pun dapat memasarkan produk melalui media sosial dan platform online yang juga cukup efektif. Baca juga 6 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Sukses 2. Sunny Kamengmau Hanya bermodalkan ijazah SMP, Sunny Kamengmau asal Nusa Tenggara Timur sukses penjadi pengusaha tas Robita, tas handmade yang dipasarkan di Jepang. Usahanya ini terwujud karena pertemanannya dengan pengusaha Jepang Nobuyuki Kakizaki. Jenuh dengan pendidikannya di SMA, Sunny memutuskan merantau ke Bali dan bekerja serabutan. Hingga akhirnya, ia dipekerjakan di Un’s Hotel sebagai tukang kebun sebelum menjadi petugas keamanan. Ketertarikan dan kemampuannya dalam berbahasa asing seperti Inggris dan Jepang membuat Sunny memiliki banyak relasi, salah satunya Nobuyuki. Mereka pun bekerja sama sebagai partner usaha pembuatan tas handmade Indonesia yang dijual di Jepang. Di awal usaha, ia banyak belajar dari Nobuyuki mengenai barang-barang berkualitas dan cara mengirim barang ke Jepang. Sunny pun berulang kali membuat sampel tas untuk dijual di Jepang. Untuk menghasilkan satu sampel tas, ia membutuhkan waktu enam bulan. Namun, sang sahabat dan rekan Jepang lainnya belum puas dengan karyanya sehingga Sunny harus menciptakan sampel lainnya. Sampai-sampai, nih, penjahit yang bekerja bersamanya sempat bosan dan berniat keluar. Namun, Sunny berhasil membujuknya untuk bertahan hingga akhirnya mereka bisa menghasilkan sampel yang memuaskan. Tas kreasinya pun akhirnya diproduksi dan mulai dipasarkan di Jepang di tahun 2000. Awalnya, mereka hanya memproduksi 100-200 tas per bulan karena adanya keterbatasan karyawan. Hingga akhirnya usahanya berkembang hingga bisa memproduksi ribuan tas per bulan dan memberikan omzet miliaran rupiah. Tas Robita pada akhirnya juga dipasarkan di Indonesia, khususnya di Bali. Sunny menunjukkan bahwa kerja keras akan membuahkan hasil yang manis—setelah gagal berulang kali pada akhirnya ia sukses menghasilkan tas berkualitas. Baca juga 7 Cara Menambah Relasi Dalam Bisnis 3. Diajeng Lestari Kebutuhan Diajeng terhadap baju muslimah yang bisa dipakai untuk berbagai situasi menjadi salah satu alasan dirinya membangun e-commerce HIJUP. Merintis bisnis fesyen muslimah memang tidak mudah—apalagi jika minim pegawai seperti yang pernah dia alami. Diajeng harus merangkap sebagai direktur, manajer, hingga office girl di kantornya. Saat itu ia hanya bekerja berdua dengan satu petugas administrasi. Diajeng juga sempat kesulitan mencari investor dan kerap dipandang sebelah mata. Suatu hari seorang investor membatalkan niatnya untuk berinvestasi karena Diajeng membawa anaknya saat rapat—ternyata investor keberatan dengan statusnya yang memiliki anak. Namun, ia pantang menyerah hingga akhirnya berhasil memperoleh investor dan membawa HIJUP sebagai brand fesyen muslimah ternama di Indonesia. Bahkan, kini HIJUP sudah memiliki mitra di Malaysia dan brand ini pun sempat tampil di ajang London Modest Fashion Week di tahun 2018. Menurut Diajeng, HIJUP mengutamakan produk yang bagus dan kreatif dengan harga yang terjangkau. Untuk itu, mereka berusaha meningkatkan efisiensi value chain mulai dari bahan mentah hingga menjadi produk. Seperti halnya Diajeng, di awal bisnis mungkin kamu memiliki modal yang minim sehingga harus bekerja rangkap. Jangan putus asa jika mengalaminya karena kerja keras plus kemauan untuk belajar akan membuat usaha kamu akan berkembang seperti yang dialami Diajeng bersama HIJUP. Siap membangun usaha sendiri? Pertanyaan yang Sering Diajukan? Atividade Principal 5611203 - Lanchonetes, casas de chá, de sucos e similaresAtividades Secundárias 5611201 - Restaurantes e similares5612100 - Serviços ambulantes de alimentação5620104 - Fornecimento de alimentos preparados preponderantemente para consumo domiciliar6911703 - Agente de propriedade industrial7740300 - Gestão de ativos intangíveis não-financeiros8211300 - Serviços combinados de escritório e apoio administrativo8219999 - Preparação de documentos e serviços especializados de apoio administrativo não especificados anteriormente5611201 - Restaurantes e similares5612100 - Serviços ambulantes de alimentação5620104 - Fornecimento de alimentos preparados preponderantemente para consumo domiciliar6911703 - Agente de propriedade industrial7740300 - Gestão de ativos intangíveis não-financeiros8211300 - Serviços combinados de escritório e apoio administrativo8219999 - Preparação de documentos e serviços especializados de apoio administrativo não especificados anteriormente5611201 - Restaurantes e similares5612100 - Serviços ambulantes de alimentação5620104 - Fornecimento de alimentos preparados preponderantemente para consumo domiciliar6911703 - Agente de propriedade industrial7740300 - Gestão de ativos intangíveis não-financeiros8211300 - Serviços combinados de escritório e apoio administrativo8219999 - Preparação de documentos e serviços especializados de apoio administrativo não especificados anteriormente

nomor telepon pengusaha sukses