Beberapa prinsip yang berhubungan dengan proses penyerapan pada akar : 1. Penyerapan air tanah oleh akar dapat terjadi melalui meknisme imbibisi, difusi, osmosis dan transpor aktif. 2. Pada tumbuhan darat, penyerapan gas-gas (O2 dan CO2) lebih banyak melalui sedangkan ion-ion dalam larutan tanah melalui akar.
Pada tumbuhan tingkat rendah (misal ganggang) penyerapan air dan zat hara yang terlarut di dalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh. Pada tumbuhan tingkat tinggi (misal spermatophyta) proses pengangkutan dilakukan pembuluh pengangkut yang terdiri dari xilem dan floem (Anonim, 2009).
Secara umum bahwa. Secara umum bahwa organ tanamanorgan tanaman yang berfungsi untuk menyerap yang berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah adalah. air dan unsur hara dari dalam tanah adalah akarakar sedangkan air dan sedangkan air dan harahara tersebut baru dapat diserap oleh akar jika.
Cahaya merah mempunyai energi foton 1.65-2.00 eV, sedangkan cahaya biru mempunyai energi foton 2.5-2.75 eV. 2). Pada fotosintesis terdapat dua reaksi yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi terang terjadi Pemecahan air (H 2 O) menjadi ion Hidrogen (H +) dan molekul air menggunakan energi cahaya, menghasikan O 2, ATP, dan NADP H 2.
Pada tumbuhan tingkat rendah (misalnya ganggang) penyerapan air dan zat hara yang terlarut di dalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh. Pada tumbuhan tingkat tinggi (misalnya spermatophyta) proses pengangkutan dilakukan oleh pembuluh pengangkut yang terdiri dari pembuluh kayu (xylem) dan pembuluh tapis (floem) (Lakitan, 2010).
Tr2hb6V.
proses penyerapan air pada tumbuhan